PENGEMBANGAN SMART DIGITAL PARENTING BERBASIS MINDFULNESS UNTUK MENINGKATKAN SELF-EFFICACY ORANG TUA DALAM PENGASUHAN
Pls.unesa.ac.id 12/03/2026
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola interaksi keluarga, khususnya dalam proses pengasuhan anak. Menyikapi tantangan tersebut, Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si. mengembangkan penelitian bertajuk Pengembangan Smart Digital Parenting Berbasis Mindfulness untuk Meningkatkan Self-Efficacy Orang Tua dalam Pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan orang tua dalam mendampingi anak di tengah dinamika kehidupan digital yang semakin kompleks.
Perkembangan teknologi informasi telah menghadirkan berbagai peluang sekaligus tantangan dalam kehidupan keluarga modern. Kehadiran gawai, media sosial, serta akses informasi yang sangat terbuka memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar dan berkembang secara luas. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menuntut kesiapan orang tua dalam membimbing dan mendampingi anak agar mampu menggunakan teknologi secara bijak.
Dalam konteks ini, kemampuan orang tua dalam menjalankan peran pengasuhan menjadi faktor yang sangat penting. Orang tua tidak hanya berfungsi sebagai pengawas penggunaan teknologi, tetapi juga sebagai pendidik pertama yang membentuk karakter, sikap, dan kebiasaan anak dalam menghadapi berbagai perubahan sosial yang terjadi di era digital.
Berangkat dari kondisi tersebut, Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si. dari Fakultas Ilmu Pendidikan mengembangkan penelitian berjudul “Pengembangan Smart Digital Parenting Berbasis Mindfulness untuk Meningkatkan Self-Efficacy Orang Tua dalam Pengasuhan.” Penelitian ini dilaksanakan melalui skema Penelitian Dasar Kolaborasi yang didukung oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Surabaya pada tahun 2026 dengan dana penelitian sebesar Rp50.000.000.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan model smart digital parenting yang memadukan pendekatan teknologi dengan konsep mindfulness dalam pengasuhan. Mindfulness dalam parenting menekankan pada kesadaran penuh orang tua dalam memahami kebutuhan anak, kemampuan mengelola emosi, serta kepekaan dalam merespons berbagai situasi pengasuhan secara reflektif dan empatik.
Pendekatan ini menjadi penting karena pengasuhan di era digital tidak hanya berkaitan dengan pembatasan penggunaan teknologi, tetapi juga menyangkut bagaimana orang tua mampu membangun komunikasi yang sehat dan hubungan yang positif dengan anak. Melalui kesadaran dan refleksi yang baik, orang tua dapat memberikan pendampingan yang lebih bijak dalam menghadapi berbagai dinamika penggunaan teknologi di lingkungan keluarga.
Salah satu fokus utama penelitian ini adalah penguatan self-efficacy orang tua, yaitu keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menjalankan peran pengasuhan secara efektif. Orang tua yang memiliki self-efficacy tinggi cenderung lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan pengasuhan, mampu mengambil keputusan secara tepat, serta lebih konsisten dalam mendampingi perkembangan anak.
Menurut Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si., penguatan kapasitas orang tua merupakan salah satu aspek penting dalam membangun lingkungan keluarga yang mendukung perkembangan anak secara optimal.
"Pengasuhan di era digital tidak cukup hanya dengan mengontrol penggunaan teknologi oleh anak. Orang tua perlu memiliki kesadaran, pemahaman, serta keterampilan dalam membangun komunikasi yang sehat sehingga teknologi dapat dimanfaatkan secara positif dalam proses belajar dan perkembangan anak.”
Dalam perspektif Pendidikan Luar Sekolah, penguatan kapasitas orang tua melalui program parenting merupakan bagian penting dari pendidikan masyarakat. Pendidikan tidak hanya berlangsung di lembaga formal seperti sekolah, tetapi juga terjadi dalam lingkungan keluarga sebagai ruang belajar pertama bagi anak.
Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan program pendidikan keluarga, pelatihan parenting, maupun kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kualitas pengasuhan di era digital. Model smart digital parenting berbasis mindfulness yang dikembangkan juga diharapkan dapat menjadi referensi dalam berbagai program pendidikan nonformal yang berorientasi pada penguatan ketahanan keluarga.
Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya oleh Prof. Dr. Dra. Gunarti Dwi Lestari, M.Si. dengan NIDN 0012076109.
Melalui penelitian ini diharapkan tercipta model pengasuhan yang lebih adaptif, reflektif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, sehingga keluarga mampu menjadi ruang belajar yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan anak secara optimal.