Belajar dari Komunitas: Strategi Efektif Penguatan Modal Sosial
Surabaya, S2 Pendidikan Luar Sekolah UNESA — Komunitas bukan sekadar kumpulan individu dengan kepentingan bersama, tetapi juga ruang belajar yang membentuk karakter sosial. Pendidikan luar sekolah memiliki kekuatan untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan melalui proses belajar yang berakar dari komunitas.
Robert D. Putnam (1993)
memperkenalkan konsep social capital, yaitu jaringan, kepercayaan, dan
norma sosial yang memungkinkan masyarakat bekerja sama untuk mencapai tujuan
bersama. Ketika modal sosial kuat, masyarakat mampu beradaptasi, berinovasi,
dan menghadapi perubahan dengan solidaritas yang tinggi.
Belajar dari komunitas berarti
menjadikan pengalaman sosial sebagai sumber utama pembelajaran. Tutor dapat
menggali potensi lokal, mengajak warga berdialog, dan mengembangkan kegiatan
yang memperkuat rasa saling percaya. Setiap interaksi sosial berkontribusi pada
pembentukan nilai kebersamaan dan tanggung jawab sosial.
Proses belajar yang berbasis
komunitas memperkaya bukan hanya pengetahuan, tetapi juga karakter. Peserta
belajar menemukan makna dalam tindakan kolektif, belajar menghargai perbedaan,
dan mengasah kemampuan untuk bekerja sama. Pendidikan luar sekolah menjadikan
setiap kegiatan warga sebagai bagian dari proses pembelajaran sosial.
Putnam menegaskan bahwa modal
sosial memperkuat kohesi masyarakat. Ketika hubungan antarwarga terjaga melalui
kepercayaan dan komunikasi terbuka, potensi konflik berkurang, dan kapasitas
gotong royong meningkat. Pendidikan yang berorientasi pada komunitas berperan
penting dalam menjaga dinamika sosial ini.
Pendidikan luar sekolah dapat
memperkuat modal sosial melalui program berbasis aksi. Kegiatan seperti
pengembangan koperasi warga, kelompok belajar produktif, atau pelatihan
kepemimpinan lokal menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap
komunitas.
Belajar dari komunitas bukan
hanya strategi pedagogis, tetapi juga gerakan sosial. Ketika masyarakat belajar
saling percaya, menghargai, dan bekerja bersama, mereka tidak hanya memperkuat
jaringan sosial, tetapi juga membangun fondasi bagi perubahan sosial yang
berkelanjutan.
Penulis: Tim Redaksi S2 Pendidikan Luar Sekolah UNESA
Editor: XYF