Belajar Mengelola Keuangan Keluarga dari Pengalaman Sehari-hari
Pls.unesa.ac.id – 06/01/2026
Pengelolaan keuangan keluarga merupakan keterampilan hidup yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat, namun sering kali belum dipahami secara sistematis. Mahasiswa S2 Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya mengkaji praktik pembelajaran pengelolaan keuangan keluarga yang berlangsung secara nonformal di lingkungan masyarakat.
Hasil kajian menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga belajar mengelola keuangan bukan melalui pendidikan formal, melainkan dari pengalaman sehari-hari, diskusi antaranggota keluarga, serta berbagi cerita dengan tetangga. Proses belajar ini berlangsung secara alami dan kontekstual sesuai dengan kebutuhan rumah tangga.
Dalam sesi wawancara, salah satu ibu rumah tangga menyampaikan bahwa, “Saya belajar mengatur uang dari pengalaman, kalau salah ya diperbaiki lagi bulan berikutnya.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa proses belajar keuangan keluarga bersifat reflektif dan berulang.
Dari perspektif Pendidikan Luar Sekolah, praktik ini merupakan bentuk pembelajaran orang dewasa berbasis pengalaman. Mahasiswa mencatat bahwa diskusi sederhana tentang pengeluaran, tabungan, dan prioritas kebutuhan menjadi media belajar yang efektif dan mudah diterapkan.
Kajian ini juga menunjukkan bahwa literasi keuangan keluarga berdampak pada meningkatnya kesadaran perencanaan masa depan, termasuk pendidikan anak dan kesiapsiagaan menghadapi kebutuhan mendesak.
Namun demikian, keterbatasan akses informasi dan kebiasaan lama menjadi tantangan dalam meningkatkan literasi keuangan keluarga. Oleh karena itu, program pendidikan nonformal berbasis komunitas dinilai penting untuk memperkuat pemahaman ini.
Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi keuangan keluarga sebagai bagian dari penguatan kualitas hidup masyarakat.