Belajar Teknologi Tepat Guna dari Praktik Pertanian Lokal
Pls.unesa.ac.id – 10/01/2026
Pertanian lokal menyimpan potensi besar sebagai ruang pembelajaran teknologi tepat guna bagi masyarakat. Inovasi sederhana yang dikembangkan petani menjadi sarana belajar yang relevan dan aplikatif. Fenomena ini dikaji oleh mahasiswa S2 Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya dalam konteks pendidikan masyarakat.
Hasil kajian menunjukkan bahwa petani belajar mengembangkan teknologi sederhana melalui praktik langsung dan berbagi pengalaman. Alat-alat pertanian modifikasi dan teknik pengolahan lahan menjadi media pembelajaran berbasis pengalaman.
Dalam wawancara, salah satu petani menyampaikan bahwa, “Kami belajar dari mencoba sendiri dan saling berbagi dengan petani lain.” Hal ini menunjukkan proses belajar kolektif dalam komunitas pertanian.
Dari perspektif Pendidikan Luar Sekolah, praktik ini merupakan pembelajaran kontekstual yang berorientasi pada pemecahan masalah nyata. Mahasiswa mencatat bahwa teknologi tepat guna lebih mudah diterima karena sesuai dengan kondisi lokal.
Kajian ini juga menunjukkan bahwa pembelajaran pertanian berbasis komunitas berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan keberlanjutan lingkungan.
Namun demikian, keterbatasan akses informasi dan pendampingan masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, sinergi dengan berbagai pihak dinilai penting.
Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal dapat mendorong inovasi lokal melalui pembelajaran berbasis praktik.