Ruang Bermain Anak sebagai Media Pembelajaran Sosial
Pls.unesa.ac.id – 16/01/2026
Ruang bermain anak di lingkungan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan sosial anak. Aktivitas bermain menjadi sarana belajar nilai kerja sama, empati, dan komunikasi. Hal ini dikaji oleh mahasiswa S2 Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya sebagai bagian dari pendidikan anak berbasis komunitas.
Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui permainan kelompok, anak-anak belajar berinteraksi, berbagi peran, dan menyelesaikan konflik sederhana. Proses belajar berlangsung secara alami tanpa tekanan formal.
Dalam wawancara, seorang orang tua menyampaikan bahwa, “Anak-anak belajar bersosialisasi justru dari bermain bersama teman-temannya.” Pernyataan ini menunjukkan nilai edukatif dari ruang bermain.
Dari perspektif Pendidikan Luar Sekolah, ruang bermain anak merupakan media pembelajaran sosial yang efektif. Mahasiswa mencatat bahwa pembelajaran melalui bermain mendukung perkembangan karakter anak secara holistik.
Kajian ini juga menunjukkan bahwa ruang bermain yang aman dan inklusif berkontribusi pada kesejahteraan anak dan keharmonisan lingkungan sosial.
Namun demikian, keterbatasan fasilitas dan pengawasan masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat sangat diperlukan.
Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal mendukung tumbuh kembang anak melalui pembelajaran sosial berbasis komunitas.