Cara Mengukur Keberhasilan Program Pemberdayaan Masyarakat
Surabaya, S2 Pendidikan Luar Sekolah UNESA — Setiap program pemberdayaan masyarakat membutuhkan evaluasi untuk memastikan bahwa kegiatan yang dijalankan benar-benar berdampak. Evaluasi bukan sekadar proses administratif, tetapi sarana refleksi untuk menilai sejauh mana tujuan pemberdayaan tercapai dan apa yang perlu diperbaiki.
Daniel L. Stufflebeam (1971)
memperkenalkan model CIPP (Context, Input, Process, Product), yang
menekankan evaluasi sebagai proses pengambilan keputusan yang berkelanjutan.
Pendekatan ini membantu fasilitator memahami tidak hanya hasil akhir, tetapi
juga kondisi, sumber daya, dan dinamika yang memengaruhi keberhasilan program.
Berikut empat langkah utama dalam
mengukur keberhasilan program menggunakan model CIPP:
1. Evaluasi Konteks (Context
Evaluation)
Evaluasi konteks menilai latar
belakang sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Fasilitator perlu menggali
kebutuhan, masalah, dan potensi lokal sebelum menilai hasil program. Data ini
menunjukkan apakah program benar-benar relevan dengan situasi masyarakat yang
dilayani.
2. Evaluasi Masukan (Input
Evaluation)
Tahap ini menilai kesiapan sumber
daya, perencanaan, dan strategi pelaksanaan. Evaluator memeriksa ketersediaan
tenaga pelatih, dana, sarana, serta metode yang digunakan. Penilaian input
membantu menentukan apakah sumber daya yang ada sudah cukup mendukung
keberhasilan program.
3. Evaluasi Proses (Process
Evaluation)
Evaluasi proses berfokus pada
pelaksanaan kegiatan. Fasilitator perlu mengamati bagaimana program dijalankan,
apakah sesuai dengan rencana, dan apa kendala yang muncul di lapangan. Hasil
evaluasi proses membantu memperbaiki pelaksanaan program secara real time agar
tetap efisien dan partisipatif.
4. Evaluasi Produk (Product
Evaluation)
Tahap akhir menilai hasil dan
dampak program. Evaluator mengukur perubahan perilaku, peningkatan
keterampilan, atau peningkatan kualitas hidup peserta. Evaluasi produk juga
mencakup analisis manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Model CIPP membantu pendidik
masyarakat menilai keberhasilan secara menyeluruh — mulai dari perencanaan
hingga dampak nyata. Dengan evaluasi yang komprehensif, pengelola program dapat
memastikan bahwa setiap kegiatan bukan hanya berjalan, tetapi benar-benar
memberdayakan.
Penulis: Tim Redaksi S2 Pendidikan Luar Sekolah UNESA
Editor: XYF