Penguatan Kepemimpinan Sosial melalui Pendidikan Luar Sekolah
Surabaya, S2 Pendidikan Luar Sekolah UNESA — Pendidikan luar sekolah memegang peran penting dalam menumbuhkan kepemimpinan sosial di tengah masyarakat. Kepemimpinan sosial tidak hanya tentang posisi formal, tetapi tentang kemampuan memengaruhi, menginspirasi, dan menggerakkan orang lain untuk mencapai perubahan positif.
James MacGregor Burns (1978)
mengemukakan teori transformational leadership, yaitu kepemimpinan yang
mengubah kesadaran dan nilai-nilai individu agar mereka berkontribusi secara
sukarela terhadap tujuan bersama. Dalam konteks pendidikan luar sekolah,
kepemimpinan ini muncul dari tokoh masyarakat, tutor, atau warga belajar yang berperan
sebagai agen perubahan sosial.
Pemimpin sosial yang efektif
berorientasi pada nilai kemanusiaan, keadilan, dan solidaritas. Mereka
menggunakan pendekatan dialogis untuk membangun kesadaran kritis dan
partisipasi masyarakat. Setiap keputusan yang diambil selalu mempertimbangkan
kepentingan kolektif, bukan keuntungan pribadi.
Proses pembelajaran dalam
pendidikan luar sekolah menciptakan ruang bagi tumbuhnya kepemimpinan
partisipatif. Kegiatan seperti diskusi warga, pelatihan kepemimpinan, dan
program aksi sosial memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk belajar
memimpin dan dipimpin.
Pemimpin sosial tidak lahir
secara instan. Ia tumbuh melalui pengalaman, refleksi, dan interaksi dengan
lingkungan sosialnya. Pendidikan luar sekolah membantu memperkuat kapasitas
tersebut dengan menyediakan wadah pembelajaran yang fleksibel, berbasis nilai,
dan berorientasi pada perubahan sosial.
Burns menegaskan bahwa pemimpin
transformasional harus mampu menginspirasi pengikutnya untuk bertindak
melampaui kepentingan pribadi. Prinsip ini sejalan dengan semangat pendidikan
luar sekolah yang menempatkan kepemimpinan sebagai proses bersama, bukan dominasi
individu.
Kepemimpinan sosial yang
terbentuk melalui pendidikan luar sekolah mampu menggerakkan komunitas menuju
kemandirian. Ia menjadi fondasi bagi terbentuknya masyarakat yang partisipatif,
tangguh, dan berdaya menghadapi tantangan zaman.
Penulis: Tim Redaksi S2 Pendidikan Luar Sekolah UNESA
Editor: XYF