Relawan Pendidikan dan Makna Belajar yang Berbagi
Pls.unesa.ac.id – 10/01/2026
Kehadiran relawan pendidikan di berbagai komunitas menunjukkan bahwa proses belajar tidak selalu bergantung pada lembaga formal. Relawan hadir membawa semangat berbagi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman kepada masyarakat. Fenomena ini dikaji oleh mahasiswa S2 Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya sebagai bentuk partisipasi sosial dalam pendidikan.
Hasil kajian menunjukkan bahwa relawan pendidikan berperan sebagai fasilitator belajar yang dekat dengan masyarakat. Pendekatan yang digunakan cenderung fleksibel, komunikatif, dan menyesuaikan kebutuhan warga belajar.
Dalam wawancara, seorang relawan menyampaikan bahwa, “Mengajar di masyarakat membuat saya belajar memahami realitas kehidupan warga.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa proses belajar berlangsung dua arah antara relawan dan masyarakat.
Dari perspektif Pendidikan Luar Sekolah, relawan pendidikan merupakan aktor penting dalam memperluas akses belajar. Mahasiswa mencatat bahwa kehadiran relawan mampu menjembatani keterbatasan layanan pendidikan formal.
Kajian ini juga menunjukkan bahwa keterlibatan relawan memperkuat nilai solidaritas sosial dan kepedulian terhadap pendidikan. Warga belajar merasa diperhatikan dan dihargai.
Namun demikian, keberlanjutan program relawan membutuhkan koordinasi dan dukungan kelembagaan agar dampak pembelajaran dapat terjaga.
Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal tumbuh dari semangat partisipasi dan kepedulian sosial.