Belajar Kepemimpinan dari Pengurus RT dan RW
Pls.unesa.ac.id – 08/01/2026
Pengurus RT dan RW memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat. Selain menjalankan fungsi administratif, mereka juga menjadi figur pembelajaran kepemimpinan di tingkat lokal. Hal ini menjadi perhatian mahasiswa S2 Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya dalam mengkaji kepemimpinan berbasis komunitas.
Hasil kajian menunjukkan bahwa proses belajar kepemimpinan berlangsung melalui praktik langsung, seperti memimpin musyawarah, menyelesaikan konflik warga, dan mengoordinasikan kegiatan sosial. Pembelajaran ini tidak bersifat formal, tetapi sarat nilai edukatif.
Dalam wawancara, salah satu ketua RW menyampaikan bahwa, “Memimpin warga itu harus sabar dan mau mendengar, karena semua punya kepentingan.” Ungkapan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan dipelajari melalui pengalaman sosial yang nyata.
Dari sudut pandang Pendidikan Luar Sekolah, kepemimpinan RT/RW merupakan bentuk pembelajaran sosial yang menumbuhkan keterampilan komunikasi, empati, dan pengambilan keputusan bersama.
Kajian ini juga menunjukkan bahwa kepemimpinan lokal berperan dalam membangun partisipasi warga. Keteladanan pengurus RT/RW mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan bersama.
Namun demikian, keterbatasan kapasitas dan minimnya pelatihan kepemimpinan masih menjadi tantangan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengurus lokal melalui pendidikan nonformal dinilai penting.
Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal hadir dalam praktik kepemimpinan sehari-hari masyarakat.