Pelatihan Kerja sebagai Jalan Kedua Pemuda Putus Sekolah
Pls.unesa.ac.id – 11/01/2026
Pemuda putus sekolah menghadapi tantangan besar dalam memasuki dunia kerja. Pelatihan kerja nonformal menjadi salah satu solusi alternatif yang membuka kembali akses belajar dan peningkatan keterampilan. Hal ini menjadi fokus kajian mahasiswa S2 Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya.
Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan kerja memberikan ruang belajar yang lebih fleksibel dan berorientasi praktik. Peserta memperoleh keterampilan yang langsung dapat digunakan di dunia kerja.
Dalam wawancara, salah satu peserta pelatihan menyampaikan bahwa, “Saya tidak punya ijazah tinggi, tapi dari pelatihan ini saya punya keahlian.” Pernyataan ini menunjukkan pentingnya pelatihan kerja sebagai jalur kedua pendidikan.
Dari perspektif Pendidikan Luar Sekolah, pelatihan kerja merupakan pembelajaran berbasis kompetensi. Mahasiswa mencatat bahwa pendekatan praktik langsung meningkatkan motivasi belajar pemuda.
Kajian ini juga menunjukkan bahwa pelatihan kerja berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri dan kesiapan kerja peserta.
Namun demikian, keterbatasan akses pelatihan dan sertifikasi masih menjadi kendala. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai penting.
Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam mengurangi pengangguran pemuda.