Belajar Mengelola Usaha Kecil dari Lingkungan Sekitar
Pls.unesa.ac.id – 07/01/2026
Aktivitas ekonomi skala kecil di lingkungan masyarakat menyimpan potensi besar sebagai sumber belajar. Warung, usaha rumahan, dan UMKM lokal tidak hanya berfungsi sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran kewirausahaan berbasis pengalaman. Fenomena ini dikaji oleh mahasiswa S2 Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Surabaya dalam konteks pendidikan masyarakat.
Hasil kajian menunjukkan bahwa proses belajar kewirausahaan di masyarakat berlangsung secara informal melalui praktik langsung, observasi, dan interaksi antar pelaku usaha. Warga belajar memperoleh pengetahuan tentang manajemen usaha, pengelolaan keuangan sederhana, serta strategi pemasaran dari pengalaman sehari-hari.
Dalam wawancara, salah satu pelaku UMKM menyampaikan bahwa, “Saya belajar berdagang bukan dari sekolah, tapi dari mencoba, gagal, lalu memperbaiki.” Pernyataan ini mencerminkan pembelajaran berbasis pengalaman yang khas dalam pendidikan nonformal.
Dari perspektif Pendidikan Luar Sekolah, praktik ini menunjukkan bahwa lingkungan sekitar dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual. Mahasiswa mencatat bahwa pendekatan ini relevan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Kajian ini juga menunjukkan bahwa pembelajaran kewirausahaan berbasis komunitas mendorong solidaritas dan saling belajar antarwarga. Proses belajar tidak bersifat individual, tetapi kolektif.
Namun demikian, diperlukan pendampingan agar pembelajaran usaha kecil tidak berhenti pada praktik rutin, tetapi berkembang menuju pengelolaan yang lebih berkelanjutan.
Kajian ini menegaskan bahwa pendidikan nonformal berperan penting dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui pembelajaran kontekstual.